Mengenal Bunga Telang

Bunga Telang – Kembang telang atau bunga telang memiliki sebutan ilmiah Clitoria ternatea, merupakan tumbuhan yang merambat dan biasa tumbuh di pekarangan maupun ditepian hutan.

Kembang telang merupakan tumbuhan anggota suku polong-polongan yang berasal dari Asia tropis, namun saat ini keberadaannya sudah menyebar diseluruh daerah tropika.

Tumbuhan ini banyak ditanam dipekarangan yang berfungsi sebagai tanaman hias, karena memiliki bunga berwarna biru terang atau ungu.

Bunga dari tumbuhan ini juga banyak dimanfaatkan diberbagai tempat di Asia Tenggara sebagai obat tradisional dan modern. Selain berguna sebagai obat alami, bunga-nya juga banyak dimanfaatkan sebagai pewarna makanan alami.

Misalnya di Malaysia, ektrak dari mahkota bunga ini digunakan untuk mewarnai ketan. Sedangkan di Indonesia, bunga telang banyak dimanfaatkan sebagai pewarna makanan dan minuman, seperti wedang dan nasi telang.

Klasifikasi Bunga Telang

Nama IlmiahClitoria Ternatea
KerajaanPlantae
DivisiMagnoliophyta
KelasMagnoliopsida
OrdoFabales
FamiliFabaceae
SubfamiliFaboideae
BangsaCicereae
GenusClitoria
SpesiesC. Ternatea
Nama BinomialClitoria Ternatea

Deskripsi Bunga Telang

deskripsi bunga telang

Kembang telang memiliki sebutan yang beraneka ragam di berbagai daerah di Indonesia. Di Sumatera bunga ini disebut dengan bunga biru, bunga kelentit, bunga telang.

Sedangkan di Jawa disebut dengan kembang teleng, menteleng. Di Sulawesi disebut dengan bunga talang, bunga temen raleng. Dan di Maluku disebut dengan bisi, seyamagulele.

Kembang telang merupakan tumbuhan monokotil dan memiliki bunga berwarna biru, putih dan juga coklat.

Bunga telang juga merupakan jenis bunga berkelamin dua (hermaphroditus) karena memiliki benang sari (alat kelamin jantan) dan putik (alat kelamin betina), sehingga disebut juga bunga sempurna atau bunga lengkap.

Kembang telang dapat beradaptasi dengan baik pada kisaran tanah berpasir, tahan terhadap kekeringan dengan curah hujan 500-900 mm, salinitas dan mampu berkompetisi dengan baik terhadap gulma.

Sebagai tanaman penutup tanah, kembang telang mampu menutupi tanah dengan baik pada usia 4 hingga 6 minggu setelah di tanam.

Kembang telang juga dapat tumbuh dengan baik bersama rumput-rumputan yang tinggi seperti rumput Guinea dan rumput gajah.

Bunga telang akan tumbuh dengan baik dibawah sinar matahari penuh dan mampu beradaptasi pada lahan yang luas.

Kembang telang merupakan salah satu dari sebagian kecil kacang polong yang dapat menyesuaikan diri pada tanah liat didaerah yang lembab dengan baik.

Kebutuhan curah hujan tahunan untuk dapat bertahan serendah-rendahnya 400 mm. Habitat kembang telang sendiri adalah jenis tumbuhan tropika dataran rendah lembab dan agak lembab.

Bagian-Bagian Bunga Telang

bagian-bagian bunga kembang telang
malut.litbang.pertanian.go.id

Daun kembang telang termasuk duan tidak lengkap karena tidak mempunyai upin daun, dan hanya memiliki tangkai daun (petiolus) dan helai daun (lamina).

Akar pada tumbuhan kembang telang termasuk jenis akar tunggang dan warnanya putih kotor.

Bagian-bagian dari akar kembang telang yakni leher akar (Colum radisi), batang akar atau akar utama (Corpus radisi), ujung akar (Apeks radisi), serabut akar (Fibrila radicalis).

Biji bunga telang memiliki bentuk seperti ginjal, pada saat masih muda akan berwarna hijau, dan setelah tua akan berubah warna menjadi hitam.

Kandungan Kimia Mahkota Bunga Telang

Kandungan bunga telang
himakova.lk.ipb.ac.id

Adapun kandungan kimia yang terdapat pada mahkota kembang telang adalah sebagai berikut.

SenyawaKonsentrasi (mmol/mg bunga)
Flavonoid20,07 ± 0,05
Antosianin5,40 ± 0,23
Flavonol Glikosida14,66 ± 0,33
Kaempferol Glikosida12,71 ± 0,46
Quersetin Glikosida1,92 ± 0,12
Mirisetin Glikosida0,04 ± 0,01
Sumber : Kazuma (2003)

Manfaat Bunga Telang

manfaat bunga telang
ners.unair.ac.id

Selain dianggap sebagai tanaman hias, kembang telang secara tradisional dikenal sebagai obat untuk mata dan sebagai pewarna makanan alami untuk warna biru.

Adapun manfaat kembang telang dibidang kesehatan diantaranya sebagai berikut.

Menjaga Fungsi Otak

Kembang telang memiliki kandungan antioksidan, seperti flavonoid dan antosianin yang baik untuk memperbaik sel-sel yang ada didalam tubuh, termasuk juga sel saraf.

Bunga telang juga dipercaya dapat membantu meningkatkan produksi asetilkoin, yang merupakan zat kimia didalam otak yang memiliki peran dalam proses mengingat, mempelajari suatu informasi, dan juga menjaga daya konsentrasi.

Beberapa riset menunjukkan, bahwasanya asupan antioksidan yang cukup dapat membantu meningkatkan daya ingat dan juga konsentrasi. Selain itu, antioksidan juga mampu mencegah terjadinya demensia atau pikun.

Meringankan Reaksi Alergi

Di India, kembang telang secara tradisional digunakan untuk mengatasi batuk dan juga gejala alergi dan asma.

Dalam sebuah penelitian juga menyebutkan bahwasanya ekstrak kembang telang dapat mengurangi jumlah zat histamin, yang merupakan zat yang berperan untuk menimbulkan peradangan ketika tubuh terpapar pencetus alergen.

Meringankan Peradangan

Kembang telang juga sudah cukup lama dijadikan sebagai salah satu obat alami untuk membantu mengatasi demam dan juga nyeri yang diakibatkan oleh peradangan didalam tubuh.

Beberapa riset menyebutkan bahwasanya manfaat tersebut mungkin benar adanya, hal ini karena kembang telang diketahui memiliki kandungan efek antiradang.

Menurunkan Gula Darah

Mengkonsumsi bunga telang dipercaya dapat menurunkan kadar gula darah serta menjaganya tetap stabil.

Selain itu, kembang telang juga memiliki banyak kandungan antioksidan yang baik untuk mencegah terjadinya resistensi insulin yang dapat menjadi pemicu diabetes.

Akan tetapi untuk menjaga gula darah tetap stabil, tentunya hal yang harus dilakukan juga adalah dengan rajin berolah raga, menjaga pola makan yang sehat, serta membatasi konsumsi makanan dan minuman yang terlalu manis.

Mengobati Diare

Selain bunganya, daun dari bunga telang juga memiliki manfaat kesehatan, yakni sebagai obat alami untuk membantu mengobati diare.

Pada sebuah studi laboratorium menunjukkan bahwasanya ekstrak kembang telang dapat membantu meredakan gejala diare yang disebabkan oleh kandungan zat antiradang dan antibakteri didalamnya.

Akhir Kata

Nah itulah beberapa manfaat yang terkandung didalam bunga telang. Secara umum, bunga telang memang cukup aman dikonsumsi sesekali sebagai teh atau suplemen.

Akan tetapi penggunaannya untuk mengobati penyakit tertentu tidak disarankan. Pastikan untuk bertanya langsung kepada ahlinya perihal penggunaannya sebagai obat, agar tetap aman dan sehat.

Cobalah untuk tersenyum dan bahagia, agar kamu tetap baik-baik saja.

Leave a Comment