12 Jenis Ikan Air Tawar yang Sering dikonsumsi Sebagai Bahan Pangan

Jenis Ikan Air Tawar yang Sering dikonsumsi ~ Ikan merupakan anggota vertebrata (hewan bertulang belakang) yang hidup di air dan bernafas menggunakan insang.

Biasanya ikan berkembang biak dengan cara bertelur. Ikan juga termasuk dalam kelompok vertebrata yang sangat beraneka ragam. Terdapat sekitar 27.000 lebih jenis ikan yang ada di seluruh dunia.

Pada umumnya, ikan juga dapat hidup di segala jenis perairan, mulai dari air tawar, air payau ataupun hidup di air asin (laut).

Apa Perbedaan Ikan Air Tawar dengan Ikan Air Laut?

Secara fisiologis ikan air tawar berbeda dengan ikan air laut dalam beberapa aspek. Insang mereka harus mampu mendifusikan air sembari menjaga kadar garam dalam cairan tubuh secara simultan.

Adaptasi pada bagian sisik ikan juga memainkan peran yang sangat penting. Misalnya, ikan air tawar yang kehilangan banyak sisik dapat menyebabkan kelebihan air yang berdifusi kedalam kulit, yang dapat menyebabkan kematian pada ikan.

Karakteristik lainnya yang terdapat pada jenis ikan air tawar terletak pada ginjalnya yang berukuran lebih besar, sehingga mampu berkembang dengan baik.

Nah adapaun jenis-jenis ikan air tawar yang sering dikonsumsi sebagai bahan pangan yaitu sebagai berikut :

Jenis-Jenis Ikan Air Tawar yang Sering dikonsumsi

Kalau kamu suka banget makan ikan, mungkin beberapa jenis-jenis ikan air tawar berikut ini sudah tidak asing lagi ditelinga kamu.

Langsung saja, berikut ini adalah jenis-jenis ikan air tawar yang sering dikonsumsi sebagai bahan pangan yaitu ikan :

Ikan Gurame

Ikan gurame (Osphronemus goramy) merupakan jenis ikan air tawar yang sangat populer sebagai ikan konsumsi, terutama di wilayah Asia Tenggara dan Asia Selatan.

Selain sebagai ikan konsumsi, biasanya ikan gurame juga dipelihara didalam akuarium.

Ikan gurame sendiri memiliki beberapa sebutan, seperti gurami, gurame, grameh (dalam Bahasa Jawa), dan lain-lain.

Ikan gurame memiliki bentuk yang lebar dan pipih, panjang tubuhnya 2,0 – 2,1 kali tinggi tubuhnya. Total panjang tubuhnya (dengan sirip dan ekor) dapat mencapai 1.000 mm.

Biasanya menu ikan gurame banyak tersedia dirumah makan yang menyajikan aneka menu olahan ikan. Dan resep olahan ikan gurame yang cukup populer salah satunya adalah gurame asam manis.

Ikan Lele

Ada banyak jenis ikan lele yang merupakan ikan konsumsi yang disukai oleh banyak orang. Sebagian jenis ikan lele bahkan sudah banyak dikembangbiakkan, namun kebanyakan spesiesnya didapat dari populasi liar yang ada di alam.

Di Indonesia sendiri, selain dikonsumsi ikan lele juga dimanfaatkan untuk menjaga kualias air. Kadang kala lele juga sering dimanfaatkan dilahan sawah, karena dapat memakan hama-hama yang berada di persawahan.

Ikan lele digemari banyak orang bukan karena rasanya yang enak saja, namun karena ikan lele juga memiliki kandungan vitamin D yang cukup tinggi.

Biasanya ikan lele banyak disajikan sebagai menu pecel lele dengan daun kemangi, selain itu ikan lele juga tetap lezat bila diolah menjadi mangut lele maupun cukup dengan dibakar saja.

Ikan Mujair

Ikan mujair (Oreochromis mossambicus) merupakan jenis ikan air tawar yang biasa dikonsumsi. Penyebaran alami ikan mujair adalah di perairan Afrika, sedangkan di Indonesia pertama kali ditemukan oleh Pak Mujair di muara Sungai Serang pantai selatan Blitar, tahun 1939.

Disebut ikan mujair karena untuk mengenang orang yang pertama kali menemukannya, yakni Pak Mujair. Ikan ini juga termasuk ikan yang berkerabat dekat dengan ikan nila.

Ciri-ciri ikan mujair ialah memiliki ukuran sedang, dan panjang total maksimumnya bisa mencapai 40 cm.

Ikan mujair dapat dengan mudah beradaptasi dalam berbagai kondisi lingkungannya. Oleh karena itu, ikan mujair dapat hidup disemua jenis ekosistem perairan air tawar ataupun didaerah pesisir air laut.

Ikan Gabus

Ikan gabus merupakan ikan sejenis predator yang hidup di air tawar, selain disebut dengan ikan gabus, ikan ini juga memiliki banyak sebutan lainnya. Seperti kocolan, bogo, kutuk dan lain-lainnya.

Ikan gabus juga diketahui kaya akan albumin, yang merupakan salah satu jenis protein yang sangat penting.

Albumin dibutuhkan oleh tubuh manusia setiap harinya, terutama dalam proses penyembuhan luka. Mungkin inilah yang menjadi alasan kenapa ikan gabus biasa dikonsumsi oleh Ibu-ibu yang habis melahirkan atau operasi.

Ikan gabus sendiri dapat hidup diperairan danau, rawa, sungai dan saluran-saluran air yang ada disawah. Biasanya ikan gabus memangsa ikan-ikan kecil, serangga, dan hewan air lainnya.

Ikan Bawal

Ikan bawal sendiri ada yang hidup di air tawar namun ada pula yang hidup di air asin atau air laut.

Ikan bawal air tawar (Colossoma macropomum) adalah ikan yangberasal dari Brasil dan memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi.

Ikan bawal merupakan jenis ikan karnovira yang biasa hidup bergerombol di sungai-sungai besar yang memiliki aliran air yang cukup deras.

Ikan bawal juga diketahui memiliki banyak manfaat, diantaranya mencegah penuaan dini, mencegah diabetes, mencegah osteoporosis, dan banyak manfaat lainnya.

Ikan Nila

Ikan air tawar yang biasa dijadikan bahan konsumsi selanjutnya adalah ikan nila. Ikan nila di introduksi dari Afrika, tepatnya Afrika bagian timur pada tahun 1969.

Dan sekarang ikan nila menjadi ikan peliharaan yang populer dikolam-kolam air tawar di Indonesia. Ikan nila memiliki nama ilmiah Oreochromis niloticus, dan dalam bahasa Inggris dikenal dengan sebutan Nile tilapia.

Ikan nila merupakan jenis ikan omnivora yang memakan jenis segala makanan, mulai dari plankton hingga memakan beraneka tumbuhan yang hidup di air.

Ikan nila berkembang biak dengan cara bertelur, bentuknya bulat dengan warna kekuningan. Sekali bertelur, biasanya ikan nila betina mampu mengeluarkan telur-telurnya hingga 300-1500 butir.

Walaupun banyak dimanfaatkan sebagai bahan makanan, ternyata ikan ini bisa menjadi hama di sungai-sungai, karena banyak memakan tumbuhan dan menggantikan posisi ikan pribumi (asli) Indonesia.

Ikan Mas

Ikan Mas (Cyprinus carpio) merupakan jenis ikan air tawar yang juga sering dikonsumsi. Di Indonesia, ikan mas mulai dipelihara sekitar tahun 1920-an.

Ikan mas yang berada di Indonesia, merupakan jenis ikan mas yang dibawa dari Cina, Eropa, Taiwan, dan Jepang. Hingga kini sudah ada 10 jenis ikan mas yang dapat di identifikasi berdasarkan karakteristik morfologisnya.

Biasanya ikan mas menyukai habitat air tawar yang memiliki aliran air yang tidak begitu deras dan tidak terlalu dalam, misalnya di pinggiran sungai atau pinggiran danau.

Ikan mas mampu hidup dengan baik didaerah dengan ketinggian 150 hingga 600 mdpl, dengan suhu antara 25-30 oC. Walaupun termasuk dalam jenis ikan air tawar, namun terkadang juga dapat dijumpai diperairan payau.

Ikan ini tergolong ikan omnivora, yang dapat memakan jenis makanan apapun, baik dari tumbuhan maupun dari binatang. Namun makanan utamanya ialah tumbuhan dan binatang yang berada didasae pinggiran air.

Ikan Tawes

Ikan tawes (Barbonymus gonionotus) merupaka sejenis ikan air tawar yang juga sangat populer untuk dijadikan konsumsi.

Secara alami, ikan ini menyebar luas di Indocina dan kepulauan Sunda. Ikan tawes biasanya hidup dijaringan sungai dan anak-anak sungai, hingga ke waduk-waduk. Penyebaran alaminya tercatat di Sungai Mekong, Chao Phraya, Semenanjung Malaya, Sumatra dan Jawa.

Ikan tawes merupakan ikan herbivora, yang memakan tumbuhan seperti Hydrilla, daun-daun yang berjatuhan di sungai. Walaupun demikian, ikan tawes juga dapat memangsa aneka invertebrata. Dan suhu air yang ideal untuk ikan ini hidup ialah antara 22 -28 oC.

Ikan tawes juga termasuk jenis ikan air tawar yang biasa dikonsumsi oleh orang-orang di Asia Tenggara.

Ikan Wader

Wader atau wader titik dua, merupakan jenis ikan air tawar yang biasa dikonsumsi, memiliki ukuran yang cukup kecil. Memiliki sungat berjumlah 4 di moncongnya.

Wader bintik dua dapat ditemukan di parit-parit yang dangkal dan jernih, sungai kecil dipegunungan, hingga di danau.

Wader ini merupakan jenis ikan air tawar yang banyak digemari, karena memiliki rasa yang gurih dan crunchy, biasanya bisa langsung dimakan bersama kepala dan durinya, karena memang berukuran cukup kecil dan crunchy.

Ikan Patin

Ikan patin (Pangasius sp) merupakan salah satu ikan asli Indonesia yang memiliki banyak jenis, yakni terdapat sekitar 13 jenis ikan patin.

Selain di Indonesia, ikan ini juga tersebar dikawasan Asia lainnya, seperti Vietnam, Thailand dan juga China.

Biasanya ikan ini bentuknya terlihat seperti ikan lele, karena memiliki kumis dibagian mulutnya yang seperti lele.

Ikan Sidat

Sidat memiliki bentuk yang serupa dengan belut, namun biasanya ukurannya bisa lebih besar daripada belut.

Ikan sidat adalah jenis ikan yang memiliki tubuh ramping dan memanjang. Ikan sidat masuk dalam Ordo Anguiliformes, kebanyakan hidup di laut, namun ada juga yang hidup diperairan air tawar.

Biasanya sidat paling suka memangsa udang-udang dan kepiting, namun juga bisa memangsa berbagai jenis hewan air.

Ikan Belut

Belut atau belut sawah (Monopterus albus) merupakan jenis ikan anggota suku Shynbranchidae. Ikan belut biasa dikonsumsi di Asia Timur dan Asia Tenggara.

Belut sawah memiliki ujung kepala yang berbentuk tumpul dengan ujung ekornya yang meruncing. Panjang tubuh belut ini bisa mencapai antara 25 hingga 40 cm.

Biasanya belut sawah memangsa ikan-ikan kecil, cacing, anak kodok dan aktif mencari makan dimalam hari.

Belut sawah umumnya tinggal diperairan yang dangkal dan berlumpur, seperti sawah dan rawa-rawa dengan kedalaman kurang dari 3 meter.

Belut sawah juga dapat dengan mudah menyesuaikan diri dengan kadar oksigen yang rendah. Serta dapat menyerap oksigen hingga 25% dari udara dengan menggunakan kulitnya.

Belut banyak dikonsumsi karena mengandung protein, serta memiliki cita rasa yang gurih, dagingnya juga terasa sedikit kenyal dan sangat lembut, sehingga banyak digemari.

Akhir Kata

Nah itulah beberapa jenis-jenis ikan air tawar yang sering dikonsumsi. Dari daftar ikan air tawar diatas, ikan apa yang paling suka sob? Kalau aku semunya suka, cuman kalau ikan bawal sepertinya masih belum pernah nyobain.

Oke, jangan lupa tulis dikolom komentar ya sob, terima kasih semoga bermanfaat.

Sumber : diolah dari berbagai referensi dan Wikipedia

Default image
Reza el Ichsan
Orang desa yang bercita-cita menjadi Full Stack Developer
Articles: 40

Newsletter Updates

Enter your email address below to subscribe to our newsletter

Tulis komentarmu sob...