Teknik Dasar & Peraturan Rounders

Permainan rounders merupakan salah satu cabang olahraga yang menggunakan bola kecil dan dimainkan secara beregu.

Permainan rounders dapat dimainkan oleh putra maupun putri, dan terdiri atas dua regu yang masing-masing regunya bertujuan sama yaitu mengumpulkan nilai dan memenangkan pertandingan.

Permainan rounders berasal dari Inggris dan dikenal di Indonesia sekitar tahun 1950-an. Akan tetapi perkembangannya tidak sepesat permainan lainnya, seperti sepak bola, bola volu ataupun bola basket.

Rounders merupakan dasar dari permainan softball, sehingga perlu diajarkan disekolah baik tingkat SD maupun tingkat SMP.

Lapangan Permainan

Bentuk dari lapangan permainan rounders cukup unik, yakni memiliki bentuk segilima dengan ukurannya sebagai berikut.

[gambar ukuran apangan]

Keterangan :

  • (A) tempat pelempar (pitcher).
  • (B) garis batas salah.
  • (C) tempat wasit.
  • (D) tempat penangkap bola (catcher) .
  • Base I, II, III, IV, dan V adalah tempat hinggap pemain.

Teknik Dasar Permainan Rounders

Melempar Bola

Dalam permainan rounders, teknik melempar bola dibedakan berdasarkan pemin, yaitu teknik melempar bola untuk pelambung (pitcher) dan teknik melempar bola untuk pemain lapangan (infielders).

Melempar bola untuk pelambung (pitcher)

  • Sikap berdiri sambil memegang bola.
  • Ayunkan tangan yang memegang bola ke belakang, badan sedikit membungkuk ke depan.
  • Lempar bola ke arah pemukul. Bola harus berada di antara lutut dan bahu pemukul.

Melempar bola untuk pemain lapangan (infielders)

  • Sikap berdiri sambil memegang bola.
  • Tarik tangan yang memegang bola ke samping badan.
  • Badan agak sedikit ke belakang mengikuti tarikan tangan untuk mengumpulkan tenaga.
  • Lempar bola ke arah penerima bola dengan menggunakan badan sebagai tolakannya.

Menangkap Bola

Adapun teknik menangkap bola dalam permainan rounders adalah sebagai berikut.

  • Sikap badan dan pandangan terarah ke datangnya bola.
  • Sesuakan sikap tangan untuk menyambut bola berdasarkan arah datangnya bola, yaitu bola tinggi (bola lambung), bola rendah, bola menyusur tanah, dan bola samping.

Jadi apabila bola datang dari atas (bola lambung), maka tengadahkan bola ke atas. Sedangkan jika bola datang menyusur tanah, maka letakkan tangan di tanah dalam posisi telapak tangan membuka untuk menyambut bola.

Memukul Bola

Dalam permainan rounders, alat yang digunakan untuk memukul bola adalah tongkat pemukul. Cara memegang tongkat pemukul adalah menggenggamnya dengan menggunakan kedua telapak tangan.

Adapun teknik memukul dengan menggunakan tongkat pemukul adalah sebagai berikut.

  • Sikap berdiri, kedua tangan menggenggam tongkat pemukul.
  • Bawa tongkat pemukul ke samping, siap untuk memukul.
  • Sambut bola dengan mengayunkan tongkat sekuat-kuatnya ke arah datangnya bola.

Meluncur (Slidding)

Slidding merupakan suatu gerakan dimana seorang pelari dalam keadaan tertentu yang mendesak harus segera memasuki base. Terdapat dua jenis slidding, yaitu slidging lurus dan slidding telungkup.

Supaya lebih jelas, berikut ini adalah gambar slidding lurus dan slidding telungkup.


Peraturan Permainan Rounders

Pertandingan rounders dipimpin oleh seorang wasit dan dua orang lainnnya yang memiliki tugas sebagai pencatat angka/nilai.

Sebelum pertandingan dimulai, wasit mengadakan undian untuk menentukan regu mana yang berhak memilih sebagai regu pemukul atau penjaga.

Jumlah Pemain

Jumlah pemain dalam permainan rounders dapat dimodifikasi tetapi masing-masing regu paling sedikit mempunyai pemain yang bertugas sebagai berikut.

  • Pelambung (pitcher).
  • Penangkap bola/penjaga base V (catcher).
  • Penjaga base (baseman), dan
  • Penangkap bola lapangan (infielder).

Pada umumnya rounders dimainkan oleh dua regu yang terdiri atas 12 orang pemain.

Tugas Masing-Masing Regu

Pertandingan rounders dimainkan oleh dua regu, yakni regu pemukul dan regu penjaga. Adapun tugas masing-masing regu adalah sebagai berikut.

Regu Pemukul

  • Setiap anggota yang ditugaskan sebagai pemukul (batter) akan memukul berdasarkan urutan yang telah ditetapkan. Masing-masing diberi kesempatan 3 kali memukul.
  • Pukulan dinyatakan sah apabila bola yang dipukul berada di antara bahu dan lutut pemukul (zona strike).
  • Apabila bola yang dilambungkan oleh pitcher tidak sah (tidak berada di zona strike sampai 3 kali, maka pemukul boleh berlari atau berjalan ke base I tanpa dimatikan (free walk).
  • Pemukul pertama melakukan pukulan dari bola yang dilemparkan pitcher (dari regu lawan). Setelah pukulannya dinyatakan sah, maka ia harus segera berlari menuju base I.
  • Pemukul kedua kemudian melakukan pukulan. Ia juga berlari menuju base I setelah pukulannya dinyatakan sah.
  • Karena setiap base hanya boleh ditempati oleh satu pemain, maka pemukul pertama yang telah berada di base I harus berlari menuju base II karena base I akan ditempati oleh pemukul kedua.
  • Jika bola hasil pukulan berhasil ditangkap regu penjaga sebelum menyentuh tanah, maka pemukul dinyatakan ‘mati’ dan terpaksa harus berlari sampai base terakhir (base V) dengan berusaha agar tidak ‘dimatikan’ lawan. (Pada keadaan ini, walaupun telah dinyatakan ‘mati’, lawan tetap boleh ‘mematikan’ kembali).
  • Jika pemain regu pemukul berlari menuju base I, maka ia harus berusaha sampai dahulu dari bola. Jika regu penjaga pada base I terlebih dahulu menangkap bola, maka pemain dari regu pemukul ini dinyatakan ‘mati’.
  • Pemain dari regu pemukul juga dapat dinyatakan ‘mati’ apabila regu penjaga berhasil menyentuhkan bola pada tubuh pemain dari regu pemukul yang belum hinggap pada salah satu base.
  • Pemain dari regu pemukul dapat bertukar posisi base. Jadi pemukul A berada di base I dan pemukul B berada di base II, maka pemukul A dapat pindah ke base II dan pemukul B ke base I.

Regu penjaga

  • Setiap anggota dari regu penjaga berusaha mematikan lawan.
  • Untuk penjaga base, ada dua cara mematikan lawan, yaitu :
  1. dengan ‘mentik’ lawan : penjaga harus berusaha menangkap bola sebelum lawan sampai pada base. Bola disentuhkan ke badan lawan sebelum ia sampai pada base.
  2. dengan ‘membakar’ base : penjaga berdiri di atas base sambil memegang bola sebelum lawan sampai pada base.
  • Untuk penjaga lapangan, cara mematikan lawan adalah dengan berusaha menangkap bola lambung sebelum jatuh di lapangan, kemudian mengoper bola ke penjaga base yang akan dituju oleh pemukul.
  • Untuk pelambung bola (pitcher) harus melempar bola sah, yaitu bola jatuh di daerah di antara bahu dan lutut (zona strike). Usahakan bola sekencang mungkin agar lawan tidak dapat memukul.
  • Jika pitcher berhasil melempar bola sah namun tidak dapat dipukul oleh pemukul sampai 3 kali, maka pemukul dinyatakan ‘mati’.
  • Lemparan bola pitcher yang sah biasa disebut dengan istilah strike sedangkan bola tidak sah disebut dengan istilah ball.

Cara Mencetak Angka

Regu pemukul akan mendapatkan 1 nilai jika pemainnya berhasil melewati base V dengan aman (save).

Jika regu pemukul telah mengumpulkan 6 kali ‘mati’, maka wasit akan menyatakan pergantian otomatis posisi regu penjaga dengan pemukul.

Lama Permainan

Permainan dinyatakan selesai atau telah berakhir apabila telah menyelesaikan 3 atau 5 inning. Satu inning adala satu kali regu mendapat giliran sebagai pemukul dan satu kali sebagai penjaga.


Penutupan

Nah itulah beberapa teknik dasar dalam permainan rounders yang dapat sobat pelajari. Juga beberapa peraturan-peraturan yang berlaku dalam permainan rounders. Terus berlatih dan tetap semangan ya sob.

0 Shares:

Leave a Reply